Pelarut Organik dalam Ekstraksi Pelarut (Solvent Extraction): Pemurnian Logam dari Larutan Kaya

Dalam industri pertambangan dan metalurgi, setelah bijih dihancurkan dan dilarutkan, langkah berikutnya yang krusial adalah memisahkan dan memurnikan logam berharga dari larutan induk (pregnant leach solution). Salah satu metode paling efisien untuk mencapai hal ini adalah ekstraksi pelarut (solvent extraction). Inti dari proses ini adalah penggunaan Pelarut Organik, yang bertindak Read more…

Inhibitor Korosi: Melindungi Peralatan Tambang dari Lingkungan Kimia Agresif

Dalam industri pertambangan, peralatan dan infrastruktur terpapar lingkungan yang sangat agresif. Kombinasi kelembaban tinggi, bahan kimia korosif seperti asam dan basa, serta suhu ekstrem, dapat menyebabkan korosi pada logam dengan cepat. Korosi tidak hanya merusak peralatan, tetapi juga menyebabkan downtime yang mahal dan mengancam keselamatan kerja. Untuk mengatasi masalah ini, Read more…

Asam Klorida: Pembersihan Mineral dan Pengendalian Skala

Dalam berbagai proses industri, terutama di sektor pertambangan dan pengolahan, efisiensi seringkali terhambat oleh keberadaan endapan mineral yang tidak diinginkan dan kerak (scale). Untuk mengatasi masalah ini, Asam Klorida (HCl) adalah salah satu bahan kimia yang paling andal dan efektif. Asam anorganik kuat ini memiliki kemampuan luar biasa untuk melarutkan Read more…

Bioleaching: Memanfaatkan Mikroba untuk Ekstraksi Logam

Dalam industri pertambangan, efisiensi dan keberlanjutan lingkungan adalah dua aspek yang semakin krusial. Di tengah tuntutan ini, Bioleaching muncul sebagai solusi revolusioner. Bioleaching adalah proses ekstraksi logam yang memanfaatkan aktivitas metabolisme mikroorganisme, seperti bakteri dan archaea. Metode ini menawarkan pendekatan “kimia hijau” yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan metode ekstraksi Read more…

Dolomit dan Magnesium Oksida: Peran Vital dalam Peningkatan pH dan Pengendalian Skala di Sirkuit Proses

Dalam industri pertambangan, menjaga kondisi kimia yang stabil dalam sirkuit proses adalah kunci untuk efisiensi dan keandalan operasional. Dua bahan kimia anorganik yang memainkan peran penting dalam hal ini adalah Dolomit dan Magnesium Oksida (MgO). Keduanya berfungsi sebagai agen peningkatan pH dan pengendali skala yang efektif, membantu mengoptimalkan proses flotasi, Read more…