Surfaktan Khusus Pertambangan: Meningkatkan Efisiensi Wetting dan Dispersi dalam Slurry

Dalam industri pertambangan, efisiensi proses pemisahan mineral sangat bergantung pada bagaimana partikel bijih berinteraksi dengan air. Salah satu tantangan utama adalah memastikan partikel-partikel ini terbasahi dan tersebar secara merata dalam bubur bijih (slurry). Di sinilah surfaktan khusus pertambangan memainkan peran krusial. Surfaktan adalah bahan kimia aktif permukaan yang berfungsi untuk Read more…

Penetral Asam Tambang: Penggunaan Kapur (Kalsium Oksida) dan Soda Ash dalam Penanganan AMD

Di industri pertambangan, salah satu tantangan lingkungan paling serius adalah Air Limbah Tambang Asam (Acid Mine Drainage/AMD). AMD terbentuk ketika mineral sulfida, seperti pirit (FeS2​), terpapar oksigen dan air, menghasilkan asam sulfat dan logam berat terlarut. Untuk mengatasi masalah ini, dibutuhkan solusi yang efektif dan ekonomis. Kapur (Kalsium Oksida, CaO) Read more…

Koagulan Anorganik: Efektivitas Aluminium Sulfat dan Ferri Klorida dalam Pengolahan Air Limbah Tambang

Dalam industri, terutama sektor pertambangan, pengolahan air limbah adalah langkah krusial untuk mematuhi regulasi lingkungan dan menjaga keberlanjutan. Di sinilah koagulan anorganik memainkan peran vital. Senyawa seperti Aluminium Sulfat (Al2​(SO4​)3​) dan Ferri Klorida (FeCl3​) adalah agen yang sangat efektif untuk menetralisir partikel tersuspensi dan koloid, sehingga memisahkan kontaminan dari air. Read more…

Flokulan Polimer: Solusi Optimasi Pengendapan Tailings dan Daur Ulang Air Tambang

Di sektor pertambangan, pengelolaan air adalah tantangan sekaligus peluang besar. Pengolahan air sisa (tailings) dari proses konsentrasi bijih membutuhkan solusi yang efisien dan ramah lingkungan. Di sinilah Flokulan Polimer memainkan peran krusial. Senyawa ini merupakan solusi optimasi yang mempercepat proses pengendapan tailings dan memungkinkan daur ulang air tambang, secara langsung Read more…