Apa Itu Heating Incubator Drawell?
Heating incubator Drawell (juga disebut electric heating incubator atau constant temperature incubator) adalah alat inkubasi yang menggunakan pemanas listrik untuk menjaga suhu ruangan internal dalam kisaran tetap. Alat ini dirancang untuk aplikasi seperti kultur mikroorganisme, fermentasi, penelitian biokimia, dan eksperimen suhu konstan di laboratorium maupun produksi. Seri tersebut sering disebut DW-LI Heating Incubator dalam katalog produk Drawell.
Fitur & Spesifikasi Utama
Berikut fitur utama dan spesifikasi khas dari heating incubator Drawell:
- Dengan desain saluran udara khusus (air duct design) sehingga distribusi suhu dalam chamber lebih merata.
- Pengontrol mikroprosesor yang mendukung koreksi suhu dan fungsi timer.
- Layar LCD yang besar untuk menampilkan setelan, suhu aktual, dan status operasi.
- Chamber terbuat dari stainless steel dengan rak yang bisa dilepas, memudahkan pembersihan.
- Pintu dalam dari kaca (double door) agar pengguna dapat mengamati isi chamber tanpa membuka pintu utama sehingga suhu tidak terganggu.
- Segel silikon (silicon sealing ring) untuk menjaga agar ruang tertutup rapat dan meminimalkan kebocoran panas.
- Perlindungan kebocoran listrik, pegangan anti-panas (anti-hot handle) untuk keamanan operator.
- Rentang suhu yang ditawarkan: dari RT + 5 °C hingga 66 °C (sebagai nilai tipikal).
- Fluktuasi suhu sekitar ±0,5 °C, dan uniformitas suhu ±1 °C.
- Resolusi pengaturan suhu 0,1 °C.
- Beberapa opsi tambahan: kontrol multi-segmen (program), printer built-in, antarmuka RS485, dan fungsi UV sterilisasi.

Contoh model dan kapasitas:
- Tipe desktop: kapasitas 43 L (model DW-LI-360), 81 L (DW-LI-420), 138 L (DW-LI-500), 252 L (DW-LI-600)
- Tipe vertikal: 20, 30, 50, 80, 160, 270 L dengan rak 2 atau 3 lapis
- Model dapat disesuaikan: ada kemungkinan upgrade suhu hingga 100 °C jika dibicarakan dengan teknisi saat pemesanan.
Aplikasi di Laboratorium & Industri
Heating incubator Drawell cocok digunakan dalam berbagai aplikasi berikut:
- Kultur mikroorganisme (bakteri, jamur, ragi) — menjaga suhu optimal bagi pertumbuhan kultur padat atau cair.
- Fermentasi skala kecil — dalam proses penelitian bioteknologi atau produksi enzim/metabolit di skala laboratorium.
- Uji reaksi enzim / biokimia — eksperimen yang memerlukan suhu tetap selama durasi tertentu.
- Studi pertumbuhan dan metabolisme sel (jika tidak memerlukan CO₂) — karena hanya memakai pemanasan.
- Persiapan media dan prainokulasi — penghangatan media agar suhu media sesuai sebelum inokulasi.
- Penelitian agronomi / kultur tanaman kecil — dalam tahap kultur in vitro atau penelitian suhu terhadap tanaman (jika tidak memerlukan kelembapan tinggi).
Karena sederhana dalam fungsi (hanya pemanasan), heating incubator lebih ekonomis dibanding inkubator CO₂ atau chamber iklim kompleks.
Cara Operasi & Tips Pemeliharaan
- Letakkan incubator pada permukaan datar dan stabil agar distribusi suhu tidak terganggu
- Pastikan ventilasi ruang sekitar bebas agar panas yang dilepas bisa dibuang dengan baik
- Gunakan rak dan tray stainless steel yang sudah dibersihkan agar tidak ada kontaminan
- Kalibrasi sensor suhu secara berkala (misalnya per 3–6 bulan)
- Hindari membuka pintu terlalu sering agar suhu tidak terganggu
- Jika ada opsi kontrol multi-segmen atau program, gunakan untuk eksperimen jangka panjang agar suhu otomatis berpindah sesuai jadwal
- Bersihkan bagian dalam chamber dan pintu kaca dari debu atau kondensasi
- Pastikan seal pintu (silikon) tetap dalam kondisi baik agar tidak bocor
Kesimpulan
Heating Incubator Drawell adalah perangkat inkubasi suhu tetap berbasis pemanas listrik, cocok untuk aplikasi kultur mikroba, fermentasi, eksperimen biokimia, dan keperluan suhu konstan di laboratorium. Dengan fitur seperti desain saluran udara khusus, kontrol mikroprosesor, layar LCD, chamber stainless steel, dan rentang suhu RT + 5 °C hingga 66 °C dengan fluktuasi rendah ±0,5 °C, alat ini menawarkan stabilitas dan kehandalan tinggi.