Dalam industri pertambangan, menjaga kondisi kimia yang stabil dalam sirkuit proses adalah kunci untuk efisiensi dan keandalan operasional. Dua bahan kimia anorganik yang memainkan peran penting dalam hal ini adalah Dolomit dan Magnesium Oksida (MgO). Keduanya berfungsi sebagai agen peningkatan pH dan pengendali skala yang efektif, membantu mengoptimalkan proses flotasi, pelindian, dan pemisahan mineral. Dengan mengendalikan pH dan mencegah pembentukan kerak (scale), Dolomit dan Magnesium Oksida memastikan peralatan beroperasi dengan lancar dan pemulihan mineral berharga menjadi maksimal. PT. Setiadji Global Labolatory bangga menjadi mitra terpercaya Anda, menyediakan Dolomit dan Magnesium Oksida berkualitas tinggi untuk mendukung efisiensi dan keberlanjutan operasional Anda.


Apa itu Dolomit dan Magnesium Oksida?

Dolomit adalah mineral karbonat ganda yang kaya akan magnesium dan kalsium, dengan formula kimia . Dolomit lebih lambat bereaksi dibandingkan dengan Kapur (CaO) atau Natrium Hidroksida (NaOH), menjadikannya ideal untuk aplikasi yang membutuhkan kontrol pH yang lebih bertahap dan stabil.

Magnesium Oksida (), atau Magnesia, adalah senyawa anorganik yang diproduksi dari kalsinasi magnesit (). Mirip dengan Dolomit, memiliki sifat basa dan laju reaksi yang terkontrol. Keunggulannya terletak pada kemampuannya untuk menaikkan pH secara stabil dan efektif, sambil meminimalkan pembentukan endapan yang tidak diinginkan.

Proses Produksi (Secara Teknis):

  1. Dolomit: Mineral dolomit ditambang, dihancurkan, dan digiling menjadi bubuk. Untuk aplikasi industri, dolomit mentah seringkali diolah lebih lanjut melalui kalsinasi.
  2. Magnesium Oksida (): Diproduksi dengan kalsinasi (pemanasan) magnesit alami () pada suhu tinggi. Proses ini melepaskan karbon dioksida () dan meninggalkan Magnesium Oksida sebagai produk akhir. Laju kalsinasi akan menentukan reaktivitas dan densitas produk akhir.

Fungsi dan Aplikasi dalam Sirkuit Proses: Analis dan Teknis

Dolomit dan Magnesium Oksida memiliki fungsi spesifik yang sangat penting dalam industri pertambangan.

1. Peningkatan pH dalam Proses Flotasi dan Pelindian (Perspektif Analis & Teknis)

  • Fungsi: Mengatur pH slurry bijih ke tingkat optimal yang dibutuhkan oleh reagen flotasi (kolektor, frother) atau larutan pelindian (misalnya, sianida).
  • Aplikasi Teknis:
    • Flotasi Sulfida: Dalam proses flotasi untuk bijih sulfida (misalnya tembaga dan timah hitam), pH harus dijaga pada tingkat yang spesifik agar kolektor dapat bekerja secara selektif. Dolomit atau MgO dapat digunakan untuk menaikkan pH secara stabil.
    • Pelindian Emas: Dalam proses pelindian emas dengan sianida, pH slurry harus dijaga pada tingkat yang tinggi (biasanya di atas pH 10) untuk mencegah pembentukan gas hidrogen sianida yang sangat beracun. Dolomit dan MgO adalah agen pH alternatif yang efektif.
  • Analisis (Aspek Analis):
    • Jar Test: Analis melakukan jar test untuk menentukan dosis optimal Dolomit atau MgO yang dibutuhkan untuk mencapai pH yang diinginkan dan mempertahankan kestabilan pH tersebut selama proses.
    • Pemantauan pH: Menggunakan pH meter industri untuk memantau pH slurry secara real-time dan memastikan pH tetap dalam rentang yang optimal.

2. Pengendalian Skala (Scale Control) (Perspektif Analis & Teknis)

  • Fungsi: Mencegah pembentukan endapan kerak (skala) pada permukaan peralatan, seperti pipa, pompa, dan tangki.
  • Aplikasi Teknis:
    • Pengganti Kapur: Kapur (CaO) sering digunakan sebagai pengatur pH, tetapi dapat menghasilkan endapan kalsium sulfat (gypsum) yang dapat menyumbat pipa. Dolomit dan MgO menawarkan solusi alternatif yang tidak menghasilkan endapan gipsum yang signifikan.
    • Proteksi Peralatan: Dengan mencegah pembentukan skala, Dolomit dan MgO dapat memperpanjang umur peralatan dan mengurangi biaya pemeliharaan.
  • Analisis (Aspek Analis):
    • Uji Kelarutan: Analis menguji kelarutan Dolomit dan MgO dalam kondisi proses untuk memprediksi potensi pembentukan endapan.
    • Analisis Endapan: Menggunakan metode seperti X-Ray Diffraction (XRD) untuk menganalisis komposisi endapan yang terbentuk dan menentukan efektivitas agen pengendali skala.

Merk dan Ketersediaan di PT. Setiadji Global Labolatory

PT. Setiadji Global Labolatory berkomitmen menyediakan Dolomit dan Magnesium Oksida dari produsen-produsen terpercaya. Kami menjamin pasokan dengan kualitas tinggi, kemurnian yang konsisten, dan grade yang tepat sesuai dengan standar industri dan kebutuhan spesifik aplikasi Anda.

Beberapa Merk/Produsen yang Umum Kami Distribusikan:

  • Dolomit: Kami bekerja sama dengan produsen lokal dan regional yang terkemuka, menjamin kualitas bijih dolomit yang optimal.
  • Magnesium Oksida: Kami mendistribusikan produk dari produsen global terpercaya seperti RHI Magnesita atau Martin Marietta yang dikenal dengan Magnesia berkualitas tinggi untuk aplikasi industri berat.

Kemasan dan Pengiriman:

Dolomit dan Magnesium Oksida biasanya dikemas dalam kemasan yang kokoh dan tahan kelembaban:

  • Bentuk: Bubuk halus atau butiran.
  • Kemasan: Karung (sak) 25-50 kg, Jumbo Bag 500-1000 kg untuk efisiensi pengiriman dan penyimpanan skala besar.

PT. Setiadji Global Labolatory memiliki pengalaman dan infrastruktur yang memadai untuk menangani distribusi bahan kimia ini dengan aman dan efisien, memastikan pasokan yang andal untuk operasional Anda.


PT. Setiadji Global Labolatory adalah mitra terpercaya Anda untuk kebutuhan Dolomit dan Magnesium Oksida. Hubungi kami hari ini untuk konsultasi, informasi produk, atau penawaran terbaik yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda!